Daugaardtarp5's website

Our website

04
Ma
Belajar Analisa Prediksi di Dalam Pertandingan Bola
04.05.2018 01:37


Tatkala menyaksikan pertentangan sepakbola pada layar muka kita acap disajikan aksi tebak skor yang dikerjakan para spesialis. Walau merampok, saya bukan percaya tebak skor merupakan sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, namun demikian tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

Tidak sama dengan memenggal siapa kru yang bakal menang -- atau jika pertandingan hendak berakhir beserta seri. Menebak seperti itu natural saja dijalani, walau pada akhirnya sepak bola itu tambun sehingga pemenang pun sering kali lengah diprediksi. Mengapa? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini beta akan danai beberapa tips membuat dugaan yang ketat. Bukan menandakan saya selamanya benar pada memprediksi sebuah pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) beta memiliki rekor kebenaran bayangan yang sedang tinggi: sama 3 mulai 4 bayangan saya setara kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, beta memprediksi hendak terjadi All German final di Persatuan Champions. Dalam final, dikategorikan di depan beribu-ribu warga Surabaya yang menyesaki sebuah kegiatan nonton menyerentakkan, saya memprediksi Bayern Munich akan meruntuhkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kemajuan. Sebelum tersebut saya pula meyakini kalau Atletico Madrid akan menundukkan Copa Del Rey. Belakang, saya mengempik Belanda dengan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin hamba tekankan di sini adalah; prediksi bisa benar bisa khilaf, tapi yang penting 1 buah prediksi total harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka sisi keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak bisa diprediksi dengan 100%, makin prediksi hal skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi mumbul tajam.

Saya ajak Kamu untuk mengkritik beberapa bayangan terakhir saya guna menceritakan beberapa rukun penting yang saya tetap akan bernilai bagi Kamu saat menguji memprediksi perbandingan.

Di antara prediksi yang aku sebut di atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar gawang Atletico]. Walaupun demikian terdapat logika dalam belakang dugaan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Tumpuan masa mewartakan ketidakrukunan tokoh Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Daripada media asing saya memperoleh kabar bahwa Ronaldo & Mourinho pula tidak cocok (berita mengenai hal tersebut baru terserondok di Indonesia beberapa waktu lalu). Serupa pelatih saya paham sah arti kesentosaan tim dalam dan dalam luar lokasi dan dampaknya bagi prestasi tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang sedang on fire, yang memproduksi saya degil memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana di dalam tim, paling utama saat satu turnamen berlangsung di mana pemain harus terus rapi tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat sayembara cup, kemonceran striker begitu menentukan. Tatkala pertandingan perkongsian kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen kru lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menjadikan, walau keuletan keseluruhan menjulang juga mesti dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Indonesia saya mengikuti hati nurani. Secara subjektif aku membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat mengenakan kacamata bercap objektivitas, kita semua tentu setuju kalau Belanda senggang di kepada Indonesia. Kemudian mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia mau bermain sesak gairah, dengan demikian akan bisa mereduksi perselisihan kualitas. Maka, skor tipis atau gede bisa sekadar diprediksi secara sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela sebuah tim ketika membuat dugaan. Kita mahir selalu berjanji tim tambatan hati kita menang, tapi ketika membuat bayangan tentu mantik harus diutamakan di untuk fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat mencerap di satu media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund berlandaskan fakta-fakta ini. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan memang benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Judi Online Bola Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan fakta yang lain adalah salah satu tiruan dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan terampil menjadi ruang membuat sebuah prediksi sayembara.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan renggangan Dortmund vs Bayern pun dimunculkan sampai bertahun-tahun ke belakang. Karena silsilah statistik Dortmund memang raya saat menentang Bayern, banyak yang lalu menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Sesuatu ini menyimpangan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik mula musim pula biar tidak bisa dengan rambang menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan terakhir perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Dikau pada statistik pertandingan jurang kedua menjulang yang paling dekat secara saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini pula.

Karena perkiraan saya kerap saya tampilkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak meminta saya memprediksi berbagai festival lainnya. Mayoritas saya abaikan atau saya tolak beserta alasan redup paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Keterangan saya ini senafas beserta tips prediksi berikut.

Trik prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi petunjuk dan saran yang baik mengenai menjulang atau perhubungan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari membuat prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil jadi pakar mengenai semua perhubungan yang siap. Akui saja.

Tips antisipasi 7: Aku juga gak seharusnya menenung setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan luar biasa sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjulang menurut Engkau 50-50. Kalau sudah begitu tahan muncul, hindari mendesak diri menciptakan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan prediksi anda bakal meningkat.

Tetap banyak usulan lainnya yang bisa & patut diterapkan dalam memproduksi sebuah perkiraan yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat aku berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi itu. Sebuah antisipasi yang berkelas, baik resmi maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!